Batam Gempar! Anggota DPRD Diduga Main Game saat Rapat Paripurna

loading…

Video anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi PAN, Sharul viral di media sosial, karena diduga bermain game online saat rapat paripurna. Foto/iNews TV/Gusty Yennosa

BATAM – Video berdurasi 24 detik membuat gempar warga Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Pasalnya, video itu memperlihatkan seorang anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi PAN, Sahrul yang diduga bermain game online saat rapat paripurna.

Dalam rekaman video tersebut, terlihat pria yang mengenakan baju lengan panjang bercorak garis-garis warna biru tengah duduk menghadap meja. Tangannya terlihat mengutak-atik layar ponselnya, dan diduga tengah bermain game online.

Anggota lembaga wakil rakyat tersebut, langsung tergesa-gesa berdiri saat menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dalam rekaman video tersebut, masih terlihat ponsel pria itu menyala meskipun dia berdiri menyanyikan Indonesia Raya.

Rapat paripurna DPRD Kota Batam tersebut, mengagendakan pembahasan perubahan kedua Perda Kota Batam No. 10/2016, serta rapat paripurna untuk memutuskan pembentukan dan susunan perangkat daerah.

Batam Gempar! Anggota DPRD Diduga Main Game saat Rapat Paripurna

Saat dikonfirmasi, Sharul mengaku tidak bermain judi online, namun hanya bermain game arcade jenis candy crush. “Masalah video yang beredar, itu memang saya. Itu saya menunggu rapat paripurna sambil bermain game candy crush,” tuturnya.

Dia menegaskan tidak mengetauhi judi slot, yang dilakukannya hanya bermain game candy crush untuk mengisi waktu menunggu pelaksanaan sidang paripurna. Sementara itu, DPD PAN Kota Batam, juga melakukan klarifikasi atas video yang viral di media sosial tersebut.

(eyt)

Ini Respons Siswa SMK Cyber Media saat Mengikuti Fight of Legends Goes to School & Campus

loading…

program Fight of Legends Goes to School & Campus yang selenggarakan oleh PT Esports Stars Indonesia (ESI) kembali digelar di sekolah lainnya, yakni SMK Cyber Media di daerah Pancoran, Jakarta Selatan. FOTO/ Raden

JAKARTA – Program Fight of Legends Goes to School & Campus yang selenggarakan oleh PT Esports Stars Indonesia (PT ESI) menggelar program telah digelar di SMK Cyber Media selama 2 hari berturut-turut, yakni dari mulai tanggal 12 – 13 Juni 2023.

Pada gelaran, tersebut terdapat sejumlah rangkaian acara yang menarik, seperti halnya sesi presentasi pengenalan game Fight of Legends (FOL), Daily Challenge, leveling contest dan Mini Tournament.

Dari rangkaian acara tersebut, yang cukup menarik antusiasme para siswa SMK Cyber Media yakni sesi Mini Tournament. Di mana pada turnamen tersebut terdiri dari 8 tim, yang masing-masing timnya beranggotakan 5 orang.

Delapan tim tersebut bertanding dengan sistem knock out. Di mana dari 8 tim tersebut hanya akan menyisakan 4 tim yang berhak lolos ke babak semi final, dan 2 tim yang masuk babak final untuk penentuan tim yang menjadi juara.

Dalam Mini Tournament tersebut, para siswa terlihat begitu antusias memainkan game Fight of Legends. Tangan-tangan mereka terlihat begitu terampil dalam melakukan manuver dan serangan.

Namun, untuk bisa meraih gelar juara pada turnamen tersebut bukanlah hal yang mudah. Karena dibutuhkan kerja sama tim yang solid, dan kemampuan tiap-tiap individu yang mumpuni.

Selain itu, mental dan rasa percaya diri juga cukup penting dalam bertanding. Karena, bisa mempengaruhi chemistry bermain bersama tim dan sebagai pendobrak semangat di tim itu sendiri.

Sekitar kurang lebih 1 setengah jam 8 tim tersebut bertanding, akhirnya didapati 3 tim terbaik yang berhasil meraih gelar juara. Tim tersebut ialah Abah Squad (Juara 1), GNC (Juara 2) dan TKJ1 (Juara 3). Nantinya, tim yang menjadi Juara 1 berkesempatan mengikuti turnamen tingkat nasional.

Mengenai game FOL sendiri, para siswa menyambutnya dengan sangat baik. Salah satunya yakni Muhammad Alif Saputra dari Tim Abah Squad. Siswa kelas 11 tersebut mengaku bahwa FOL cukup menarik dan berbeda dari game lainnya.

“Menarik sih beda dari game moba lainnya, kita kan bikin item sendiri, kalau game-game lain mungkin direkomendasikan dari shop langsung jadi, seru aja sih gameplay juga lebih cepat,” tutur Alif saat ditemui di SMK Cyber Media, di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (13/6/2023).

Staf Squid Game 2 Bentak Pengunjung saat Syuting di Bandara, Produser Minta Maaf

loading…

Produser Squid Game 2 telah meminta maaf menyusul kontroversi seorang staf membentak pengunjung saat syuting di Bandara Internasional Incheon baru-baru ini. Foto/Soompi

SEOUL – Produser Squid Game 2 telah meminta maaf menyusul kontroversi seorang staf membentak pengunjung saat syuting di Bandara Internasional Incheon baru-baru ini. Kontroversi ini berawal dari postingan netizen anonim.

Dilansir dari Soompi, Rabu (12/7/2023) netizen itu mengeluh tentang sikap salah satu staf Squid Game 2 . Dia mengatakan drama Korea itu sedang syuting di Bandara Internasional Incheon, dan seorang staf melarang orang-orang untuk menggunakan eskalator umum.

Staf tersebut melarang para pengunjung dengan bersikap tidak sopan. Alih-alih menjelaskan situasinya atau dengan sopan dan meminta orang untuk menggunakan lift sebagai gantinya, staf justru dengan kesal memerintahkan pengunjung untuk pergi dengan nada bicara yang kasar.

Di tengah kontroversi yang berkembang atas postingan tersebut, produser Squid Game 2 langsung meminta maaf atas insiden tersebut di kemudian hari.

“Kami melihat postingan tentang seorang warga yang mengalami ketidaknyamanan selama syuting untuk season 2 dari Squid Game di Bandara Internasional Incheon pada 10 Juli,” katanya.

“Sementara kami mencoba yang terbaik untuk memberi tahu warga secara detail tentang situasi di lokasi selama syuting. Kami meminta maaf atas fakta bahwa kami membuat orang tidak nyaman,” sambunya.

Mengakhiri unggahannya, produser Squid Game 2 mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan berjanji akan mejalani proses syuting drama yang tayang di Netflix itu dengan lebih hati-hati.

“Kami dengan tulus berterima kasih kepada warga yang memahami situasi kami selama syuting, dan kami akan lebih berhati-hati selama syuting di masa mendatang,” tandasnya.

(dra)

Heboh! Anggota DPRD DKI Jakarta Diduga Main Game Judi Slot saat Rapat Paripurna

Seorang anggota DPRD DKI Jakarta tertangkap kamera main game. Anggota itu main saat rapat paripurna pembahasan RPD, Kamis (20/7).

Diduga game yang dimainkan anggota DPRD wanita itu judi slot. Anggota DPRD itu diketahui bernisial CM mengenakan baju pink.

Judi slot dimainkan dengan ipad dan rapat sedang berlangsung. Saat ini, Jumat (21/7) anggota DPRD itu telah dipanggil untuk klarifikasi.

Kontributor: Rani Stones Sanjaya

Produser: B.Lilia Nova

Bos Capcom Tegaskan Harga Game saat Ini Terlalu Murah

loading…

Harga Game saat Ini Terlalu Murah. FOTO/ SINDOnews

TOKYO – Presiden Capcom Haruhiro Tsujimoto baru saja melontarkan pernyataan kontroversial. Dalam acara Tokyo Game Show, ia menyebut bahwa saat ini harga game masih terlalu murah.

Tsujimoto mengatakan biaya pengembangan saat ini sekitar 100 kali lebih tinggi dibandingkan dengan era Famicom [Nintendo Entertainment System], tetapi harga game sendiri tidak meningkat banyak.

“Ada juga kebutuhan untuk menaikkan upah. Mempertimbangkan fakta bahwa upah di industri secara keseluruhan meningkat, saya pikir menaikkan harga adalah pilihan yang sehat bagi bisnis,” kata eksekutif tersebut.

Meskipun para gamer mungkin tidak ingin mendengarnya, Tsujimoto memiliki beberapa argumen atas pernyataannya. Menurutnya, bukan hal yang aneh jika game AAA ditaikan karena inflasi.

Terlebih game masa kini juga menawarkan gameplay yang jauh lebih kompleks, dan beberapa judul game papan atas memang memiliki anggaran produksi yang sangat besar.

Studio game tentunya memerlukan cara untuk mendapatkan kembali investasi mereka dan mendapatkan keuntungan tambahan. Jadi jangan kaget jika harga game akan naik dalam beberapa waktu kedepan.

Melansir Techspot, Jumat (29/9/2029), apa yang mungkin terjadi adalah harga game AAA akan terus melewati angka USD70 atau setara Rp1 jutaan. Kenaikan tentu akan berlangsung secara perlahan.

(wbs)