8 Orang Korea Terkaya dari Bisnis Hiburan pada 2023, Bos HYBE Nomor 4

loading…

Bang Si-hyuk menjadi salah satu orang terkaya di Korea Selatan untuk bidang hiburan dan media. Foto/HYBE

JAKARTA Orang terkaya dari Korea Selatan rupanya cukup banyak juga diisi oleh mereka yang terjun dalam bisnis hiburan dan media, salah satunya dari agensi K-pop .

Pada April 2023, Forbes merilis daftar orang terkaya di Korea Selatan. Daftar ini terus diperbarui hingga 20 November, dengan beberapa memiliki peningkatan dan penurunan kekayaan yang tidak signifikan.

Dalam daftar 50 orang terkaya di Korea Selatan tersebut, 8 di antaranya adalah mereka yang terjun dalam bisnis media dan hiburan. Posisi tertingginya ada di peringkat 4 secara keseluruhan, di bawah posisi pertama yang diduduki oleh Michael Kim (co-founder perusahaan finansial dan investasi MBK Partners) dengan kekayaan USD9,6 miliar (Rp148,1 triliun), per 20 November 2023.

Sementara posisi 2 diisi oleh Executive Chairman of Samsung Electronics Jay Y. Lee dengan kekayaan USD9,3 miliar (Rp143,5 triliun). Adapun posisi 3 ditempati oleh co-founder Celltrion Seo Jung-jin, perusahaan di bidang farmasi yang salah satunya memproduksi obat kanker. Kekayaannya adalah USD6,6 miliar (Rp101,8 triliun).

Nah, berikut ini delapan orang terkaya di Korea Selatan dari bisnis hiburan dan media.

8. Lee Joon-Ho

8 Orang Korea Terkaya dari Bisnis Hiburan pada 2023, Bos HYBE Nomor 4

Foto: Korea Herald

Lee Joon-ho ada di peringkat 46 dari 50 orang terkaya di Korea Selatan pada 2023 versi Forbes. Ia adalah co-founder dari situs web terpopuler di Korea, Naver.

Kekayaan real-time-nya per 20 November 2023 adalah USD840 juta (Rp13,4 triliun). Pria beruisa 59 tahun ini adalah lulusan Seoul National University.

7. Bang Jun-Hyuk

8 Orang Korea Terkaya dari Bisnis Hiburan pada 2023, Bos HYBE Nomor 4

Foto: Sim Jiyeon

Bang Jun-hyuk adalah Chairman (pemimpin dewan direksi) Netmarble, perusahaan mobile-gaming terbesar di Korea Selatan. Kekayaannya adalah sebesar USD1,15 miliar (Rp17,7 triliun).

Ia mendirikan Netmarble pada 2000, dan menjadikannya perusahaan publik pada 2017. Pria berusia 55 tahun ini menjadi anomali dalam daftar para triliuner, karena ia bahkan tak lulus SMA, berbeda dengan yang lainnya yang kebanyakan lulusan universitas prestisius.

6. Kim Taek-Jin

8 Orang Korea Terkaya dari Bisnis Hiburan pada 2023, Bos HYBE Nomor 4

Foto: Yonhap

Kim Taek-jin adalah pendiri NCSoft, online game nomor dua terbesar di Korea Selatan. Kekayaannya mencapai USD1,2 miliar (Rp18,5 triliun).

Ia mendirikan NCSoft pada 1997, dan menjadikannya perusahaan publik pada 2007. Adapun perusahaan ini meladeni layanan online game di lebih dari 60 negara. Ia berusia 56 tahun dan lulusan Seoul National University.

5. Kim Jae-Young

8 Orang Korea Terkaya dari Bisnis Hiburan pada 2023, Bos HYBE Nomor 4

Foto: Lionheart Studio

Masih dari dunia game, Kim Jae-young adalah pendiri, chairman, dan CEO online game developer Lionheart Studio. Pundi-pundi yang berhasil dikumpulkannya per 20 November 2023 adalah USD1,6 miliar (Rp24,6 triliun).

Lionheart adalah pembuat Odin, salah satu mobile games terpopuler di Korea Selatan. Pria berusia 50 tahun ini juga menjadi salah satu pendiri perusahaan online game Action Square.

4. Bang Si-Hyuk

8 Orang Korea Terkaya dari Bisnis Hiburan pada 2023, Bos HYBE Nomor 4

Foto: YouTube CNN

Nama Bang Si-hyuk tentu tak asing lagi bagi pencinta K-pop. Ia adalah pendiri sekaligus chairman HYBE, perusahaan media dan hiburan yang menaungi beberapa label/agensi K-pop. Ia juga adalah pendiri BigHit Entertaiment yang menjadi cikal bakal HYBE, sekaligus tempat lahirnya grup BTS.

Demi Game Mobile, Gadis Ini Kuras Tabungan Orang Tua Rp952,5 Juta

loading…

Demi game mobile, gadis di China tega kuras tabungan orang tua Rp925,5 juta dan hanya menyisakan 7 sen. Foto/Ilustrasi

BEIJING – Seorang gadis berusia 13 tahun di China tega menguras tabungan orang tuanya tanpa sepengetahuan mereka hanya untuk game mobile . Ia menghabiskan sekitar USD64.000 atau sekitar Rp952,5 juta.

Menurut Elephant News, saluran TV regional di provinsi Henan, orang tua gadis itu, Gong Yiwang, baru mengetahui belanja gila-gilaan yang dilakukan anaknya pada akhir Mei lalu. Saat itu ia menerima telepon dari seorang guru di sekolah asrama putrinya yang khawatir anak itu kecanduan game berbayar.

Ketika Gong memeriksa rekening banknya, dia menyadari saldo banknya hanya tersisa tujuh sen!

Dia kemudian menemukan bahwa dari Januari hingga Mei, putrinya telah menghabiskan sekitar USD16.800 (Rp250 juta) untuk membeli akun game dan hampir USD30.000 (Rp446 juta) untuk pembelian dalam game. Gadis itu juga mentransfer uang ke setidaknya 10 teman sekelas yang ingin membeli produk game untuk diri mereka sendiri, sehingga total biaya pesta anak itu selama berbulan-bulan menjadi sekitar USD64.000 (Rp952,5 juta).

“Saya tidak pernah berpikir seorang gadis berusia 13 tahun bisa melakukan ini,” kata Gong kepada Elephant News yang dikutip dari Insider, Kamis (8/6/2023).

“Aku linglung; kepalaku terasa seperti akan meledak,” imbuhnya.

Menangis saat berbicara, putri Gong mengatakan kepada Elephant News bahwa dia telah menghubungkan kartu debit ibunya ke ponselnya tetapi tidak tahu dari mana uang itu berasal atau berapa banyak yang dia belanjakan. Dia berkata bahwa dia ingat ibunya memberi tahu kata sandi akunnya dari kesempatan sebelumnya ketika dia meminta untuk membeli sesuatu yang lain.

Dia mengatakan teman-teman sekolahnya memperhatikan kemampuannya berbelanja dan mengganggunya untuk mendapatkan uang.

“Jika saya tidak mengirimkannya kepada mereka, mereka akan mengganggu saya sepanjang hari. Jika saya memberi tahu guru, saya takut guru akan memberi tahu orang tua saya dan orang tua saya akan marah,” katanya kepada Elephant News.

Syahnaz, Mulyadi, Fanny Ghassani dan 3 Orang Lainnya Terciduk Basah, Apa yang Terjadi?

loading…

RCTI mempersembahkan gameshow terbaru Hole In The Wall dan akan mulai Senin, 26 Juni 2023. Hole In The Wall adalah gameshow dengan tantangan yang seru. Foto/MNC Media

JAKARTA RCTI mempersembahkan gameshow terbaru “Hole In The Wall” dan akan menghibur pemirsa mulai Senin, 26 Juni 2023. Hole In The Wall adalah gameshow dengan tantangan yang seru dimana setiap peserta harus menembus tembok berlubang.

Pada episode perdana, Syahnaz berada di tim merah bersama 2 orang timnya yaitu Fanny Ghassani dan Harini Sondakh akan melawan tim biru yang beranggotakan Mulyadi, Eza Yayang, Furry Prasetyo.

Permainan semakin seru karena kedua tim berlomba agar anggotanya tidak jatuh ke kolam dan bisa mendapatkan poin. Sayangnya saat giliran Syahnaz ia jatuh hingga tubuhnya basah dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Baca Juga

Syahnaz Sadiqah Diancam Diceraikan Jeje Govinda usai Diduga Selingkuh dengan Rendy Kjaernett

Namun Syahnaz membuktikan tetap tegar walaupun dihantam tembok berkali-kali dan kesabarannya tengah diuji dengan adanya teror mental dari tim Mulyadi. Anggota tim Syahnaz yang lainnya, yaitu Fanny juga akan mencoba melewati rintangan Hole In The Wall dengan modal latihan fisik yang sering dilakukannya.

Sedangkan Mulyadi dengan joget andalannya ingin membuktikan bahwa dirinya mampu melewati rintangan Hole In The Wall.

Bagaimana keseruan aksi mereka saat bekerjasama dan tim manakah yang menjadi pemenangnya? Saksikan Hole In The Wall mulai 26 Juni 2023 setiap Senin sampai Jumat pukul 16.30 WIBhanyadiRCTI!

Baca Juga

Syahnaz Sadiqah Dituduh Selingkuh dengan Rendy Kjaernett hingga Belikan iPhone 11 dan Sim Card

(dra)

Agensi Tepis Lee Jung Jae Jadi Orang Dalam Bantu TOP BIGBANG Bintangi Squid Game 2

loading…

Lee Jung Jae dikabarkan menjadi orang dalam yang membantu TOP BIGBANG membintangi Squid Game 2. Artis Korea ini disebut terlibat dalam casting drama itu. Foto/Soompi

SEOUL Lee Jung Jae dikabarkan menjadi orang dalam yang membantu TOP BIGBANG membintangi Squid Game 2 . Artis Korea ini disebut terlibat dalam casting drama yang akan tayang di Netflix itu.

Sebelumnya pada Kamis, 29 Juni 2023, Netflix merilis daftar pemain tambahan Squid Game 2 . Di antaranya adalah Park Gyu Young, Jo Yu Ri, dan Won Ji An, TOP , Lee Jin Wook, David Lee, Noh Jae Won, dan Kang Ae Sim.

Di antara para pemeran baru, kehadiran TOP menarik perhatian. Ketika idol K-Pop itu kembali berakting melalui Squid Game 2, muncul spekulasi bahwa Lee Jung Jae telah membantunya karena keduanya telah dikenal sebagai teman dekat sejak lama.

Dilansir dari Soompi, Jumat (30/6/2023) menanggapi laporan tersebut, agensi Lee Jung Jae, Artist Company merilis pernyataan resminya. Perusahaan itu dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

“Kami ingin mengungkapkan tanggapan kami mengenai laporan tentang keterlibatan aktor Lee Jung Jae dalam casting Squid Game 2,” tulis Artist Company.

“Beberapa laporan yang mengklaim aktor Lee Jung Jae terlibat dalam casting Squid Game 2 tidak benar. Proyek adalah wewenang sutradara dan perusahaan produksi,” sambungnya.

Artist Company pun memastikan bahwa artis Korea yang membintangi Squid Game 2 dipastikan karena hasil kerja kerasnya dan dipilih melalui audisi. Bukan karena keterlibatan Lee Jung Jae sebagai orang dalam.

“Secara khusus, aktor Lee Jung Jae memahami lebih dari siapa pun bahwa karena minat yang besar pada Squid Game 2, banyak aktor bekerja keras untuk tampil, dan (pemeran) diputuskan melalui audisi,” kata Artist Company.

“Oleh karena itu, kami ingin menegaskan kembali bahwa tidak benar bahwa aktor Lee Jung Jae terlibat dalam casting Squid Game 2,” tandasnya.

Sementara itu, Squid Game 2 dijadwalkan akan memulai syuting pada paruh kedua 2023.

(dra)

7 Alasan Mengapa Orang Suka Nyawer Streamer hingga Jutaan Rupiah

loading…

Memberikan donasi atau nyawer streamer ternyata ada alasannya sendiri. Foto: Getty Images

JAKARTA – Salah satu sumber pendapatan streamer saat melakukan kegiatan live streaming adalah lewat donasi dari penonton. Beberapa gamer perempuan mengakui terang-terangan bahwa dalam sehari, jumlah donasi yang mereka dapatkan dari platform live streaming Twitch bisa menjacapai belasan hingga puluhan juta rupiah.

Tentu, banyak orang bertanya-tanya, mengapa orang rela merogoh kocek raturan ribu hingga jutaan rupiah untuk didonasikan kepada para streamer yang sebenarnya sudah sangat kaya. Nah, berikut beberapa alasannya:

1. Bentuk Dukungan

Banyak penonton Twitch yang merasa memiliki ikatan emosional terhadap streamer yang mereka nikmati dan sukai. Karena itu, mereka ingin memberikan dukungan finansial sebagai bentuk apresiasi atas konten yang telah disediakan oleh streamer.

2. Hiburan

Penonton yang aktif di Twitch ataupun TikTok seringkali mendapat hiburan dan kesenangan dari menonton streamer favorit mereka. Mereka mungkin merasa bahwa donasi adalah cara yang bagus untuk “membayar” atas hiburan tersebut.

3. Interaksi dengan Streamer

Beberapa penonton mungkin berdonasi untuk mendapatkan perhatian dari streamer atau untuk membuat pesan khusus yang akan dibacakan oleh streamer di siaran langsung. Ini memberikan rasa interaksi dan koneksi dengan tokoh yang mereka sukai.
Apalagi, jika streamer sudah hapal dan menyebutkan namanya saat live streaming. Ini memberikan perasaan luar biasa bagi penggemar.

4. Komunitas dan Reputasi

Donasi juga bisa menjadi cara bagi penonton untuk mendapatkan pengakuan di komunitas penggemar. Beberapa saluran Twitch memberikan penghargaan atau peran khusus di dalam komunitas untuk para donatur yang setia.

5. Donasi Amal

Beberapa streamer mengadakan siaran amal di mana semua atau sebagian dari donasi yang diterima akan disumbangkan untuk tujuan amal atau badan amal tertentu. Donasi semacam ini memberikan kesempatan bagi penonton untuk berkontribusi pada tujuan sosial yang positif.

6. Gratifikasi Secara Emosional
7 Alasan Mengapa Orang Suka Nyawer Streamer hingga Jutaan Rupiah

Donasi di Twitch dapat memberikan gratifikasi emosional bagi penonton yang ingin memberikan dukungan kepada streamer yang mereka nikmati. Dukungan emosional ini jadi pemicu terbesar mengapa penonton rela menghabiskan uang mereka hanya untuk “nyawer”.

Meski banyak orang berdonasi atas dasar dukungan dan apresiasi, penting untuk selalu berdonasi dengan bijaksana dan hanya menggunakan sumber dana yang sah serta sesuai dengan kemampuan keuangan pribadi.

(dan)

Tewaskan 2 Orang, Kebakaran di Gambir Diduga Akibat Ledakan Kompor yang Ditinggal Main Game Online

loading…

Kebakaran di permukiman penduduk Jalan Kebon Jahe,Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat diduga akibat ledakan kompor gas yang ditinggal pemiliknya untuk bermain game online. Foto/MPI/Bachtiar Rojab

JAKARTA Kebakaran di permukiman penduduk Jalan Kebon Jahe,Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat yang menewaskan dua orang diduga akibat ledakan kompor gas yang ditinggal pemiliknya untuk bermain game online. Kebakaran ini juga mengakibatkan sebanyak 154 bangunan terbakar.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran Jakarta Pusat, Asril Rizal mengatakan, sebanyak 154 bangunan yang terbakar ini berada di empat RT yang masuk wilayah RW 08, Kelurahan Petojo Selatan, Gambir.

“Dugaan sementara kebakaran akibat kompor gas yang meledak karena pemilik rumah asyik main game online,” kata Asril saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (24/8/2023).

Asril menuturkan, mulanya pemilik rumah sedang memasak ikan, dan selanjutnya bermain game online. Dugaan kelalaian inilah yang menjadi penyebab kebakaran.

“Untuk memastikan penyebab kebakaran kita masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian,” ujarnya.

Diketahui, Imbas kejadian kebakaran yang menelan 152 rumah di empat RT di RW 08, Keluruhan Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. Sebanyak 2 orang dinyatakan tewas.

Seperti diberitakan kebakaran melanda permukiman tersebut pada Rabu,23 Agustus 2023 malam. Akibat kebakaran ini dua orang warga yakni, Siti Hajar dan Tisna meninggal dunia.

Tak itu saja sebanyak 154 bangunan ludes terbakar.

(hab)