Kompetisi Esport Fight Of Legend Disambut Meriah Siswa SMP di Tangsel

loading…

Ratusan siswa antusias mengikuti kompetisi game online Fight of Legend (FOL) di SMP Kebangsaan. Foto/MPI/Hambali.

TANGERANG SELATAN – Ratusan siswa antusias mengikuti kompetisi game online Fight of Legend ( FOL ) di SMP Kebangsaan, Jalan Raya Pondok Aren Nomor 31, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel). Antusiasme terlihat dari jumlah siswa yang ikut melampaui kapasitas yang ditargetkan panitia.

Kompetisi FOL merupakan bagian dari pengenalan dini para siswa terhadap permainan game online, di mana penyelenggaranya adalah PT Esports Stars Indonesia (PT ESI).

“Tujuannya untuk memperkenalkan game baru kita yaitu Fight of Legend, bagaimana game ini itu nanti di esportkan. Antusias pelajar sangat baik, di mana kita sudah dapat slot untuk turnamen ini dan ternyata hasilnya adalah banyak (peserta) bahkan melebihi slot yang sudah kita tentukan,” kata Competition Section Head PT ESI, Nielson Tanaya, , Kamis (15/6/23).

Baca juga: Ajang Pengenalan Esports, Fight of Legends Bikin Heboh Siswa SMK di Pamulang

Fight of Legends (FOL) merupakan mobile game milik PT ESI yang merupakan salah satu anak perusahan milik MNC Group di bawah naungan MNC Digital Entertainment. Game ini berlangsung secara fast-paced atau fight-right away (langsung bertarung) dengan mengusung Hero Brawler sebagai genre permainannya.

FOL juga menghadirkan fitur Crafting yang umumnya fitur ini hanya didapatkan pada game bergenre RPG (Role Playing Game). Kehadiran fitur ini diharapkan mampu menambah keseruan bermain dan pengalaman yang berbeda untuk seluruh pemain.

“Harapannya agar siswa mengenal game kita (FOL), sehingga ke depan game kita itu menjadi lebih baik,” jelasnya.

Tingginya minat para siswa mengikuti kompetisi itu membuat ruangan kelas yang digunakan tak mampu menampung seluruh peserta. Sebagian besar siswa terpaksa duduk berjejer di halaman kelas. Mereka nampak serius memainkan FOL menggunakan gawai masing-masing.

Baca juga: Wisuda TK-SMA Diprotes, FSGI: Kemendikbudristek Harus Buat Surat Edaran

Siswi kelas 1 SMP Kebangsaan, Violeta (13), mengakui ini kali pertama dirinya memainkan game online. Dia cukup menikmati karena game tersebut membuat tantangan tersendiri dengan menggerakkan aktif jari-jemarinya.

“Seru-seruan aja sih bareng teman-teman, memang sebelumnya saya belum pernah main game online. Lumayan juga ngasah jari tangan buat gerak aktif,” tuturnya.

FOL Goes to School & Campus hadir lagi dengan makin banyak kegiatan seru dan hadiah yang siap diperebutkan oleh para peserta. Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan pada bulan Mei 2023 lalu pada 2 sekolah dan 1 kampus yang ada di Jabodetabek.

(nnz)

Perkenalkan Game Fight of Legend se-Jabodetabek, PT ESI akan Sambangi 100 Sekolah

loading…

Competition Section Head PT ESI Nielson Tanaya. Foto/MPI/Hambali.

TANGERANG SELATAN – PT Esport Stars Indonesia (ESI) akan mengunjungi 100 sekolah di Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Hal itu dilakukan untuk mengenalkan sejak dini pada siswa tentang olah raga elektronik sports ( esports ).

“Target kita itu adalah 100 sekolah untuk di Jabodetabek,” kata Competition Section Head PT ESI, Nielson Tanaya, di SMP 3 Kebangsaan, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (15/6/23).

Sebagaimana diketahui, PT ESI kini tengah memerkenalkan Fight of Legend (FOL) ke siswa jenjang SMP dan SMA. Acara itu dikemas dalam bentuk kompetisi yang memerenutkan hadiah menarik.

Baca juga: Kompetisi Esport Fight Of Legend Disambut Meriah Siswa SMP di Tangsel

Kegiatan Goes to Campus ini mulai dilakukan pada Mei 2023 lalu. Sukses dan meriahnya kegiatan FOL Goes to School & Campus di ketiga lokasi sebelumnya dibuktikan dengan antusias para pelajar dan mahasiswa yang cukup tinggi.

Hal itu kemudian mendorong tim PT ESI untuk melakukan kunjungan ke beberapa sekolah lain. Rangkaian kegiatan yang telah disiapkan pada event ini dimulai dengan pengenalan terkait game Fight of Legends kepada para peserta dan dilanjut Daily Challenge di hari pertama, dan Leveling Contest serta Mini Tournament pada hari kedua.

“Tujuannya untuk memperkenalkan game baru kita yaitu Fight of Legend, bagaimana game ini itu nanti di esportkan. Antusias pelajar sangat baik, di mana kita sudah dapat slot untuk turnamen ini dan ternyata hasilnya adalah banyak (peserta) bahkan melebihi slot yang sudah kita tentukan,” ucapnya.

Baca juga: Kompetisi Esport Fight Of Legend Disambut Meriah Siswa SMP di Tangsel

Total hadiah yang telah disiapkan untuk diperebutkan para peserta di setiap lokasi acara sebesar Rp1,9 juta selama 2 hari pelaksanaan. FOL sendiri merupakan mobile game milik PT ESI yang merupakan salah satu anak perusahan milik MNC Group di bawah naungan MNC Digital Entertainment.

Game ini berlangsung secara fast-paced atau fight-right away (langsung bertarung) dengan mengusung Hero Brawler sebagai genre permainannya.

FOL juga menghadirkan fitur Crafting yang umumnya fitur ini hanya didapatkan pada game bergenre RPG (Role Playing Game), kehadiran fitur ini diharapkan mampu menambah keseruan bermain dan pengalaman yang berbeda untuk seluruh pemain.

(nnz)

Inilah 5 Series Terbaik dari Game The Legend of Zelda

loading…

The Legend of Zelda adalah game yang telah bertahan puluhan tahun dan tetap sukses. Foto: dok Nintendo

JAKARTA – Bicara game dengan genre RPG , tak lengkap rasanya jika tidak membahas Legend of Zelda . Permainan bertemakan petualangan ini diperkenalkan pada 1986 dan masih eksis hingga saat ini.

The Legend of Zelda merupakan sebuah game yang hanya diperuntukkan atau eksklusif bagi konsol Nintendo. Permainan yang satu ini dianggap sebagai video game terbaik dan terhebat sepanjang masa.

Dari petualangan berbasis ruang bawah tanah klasik hingga dunia terbuka, The Legend of Zelda selalu mendapat tempat di hati penggemarnya. Rilisan Legend of Zelda terbaru, Tears of the Kingdom, menjadi yang paling favorit saat ini.

Sebelum Tears of the Kingdom meluncur, ada beberapa series The Legend of Zelda yang dianggap terbaik oleh penggemarnya. Untuk itu, simak 5 series terbaik dari game The Legend of Zelda yang membekas di hati penggemarnya:

1. Tears of the Kingdom
Inilah 5 Series Terbaik dari Game The Legend of Zelda

Di urutan pertama ada rilisan terbaru dari series The Legend of Zelda. Permainan terbaru ini telah mengalami peningkatan signifikan. Ini membuat Tears of the Kingdom memiliki tampilan yang sangat jernih dibandingkan pendahulunya.

Tears of the Kingdom merupakan lanjutan yang tak terduga dari salah satu game terhebat yang pernah dibuat. Dengan peningkatan kualitas gambar, cerita yang benar-benar menarik, atau teknis bangunan baru bisa membuat pemainnya terkesan.

Dengan kemampuan untuk memanipulasi dunia di sekitarnya sesuka hati, Link (karakter utama) memulai petualangan baru untuk menemukan dan menyelamatkan Zelda. Dia memanfaatkan teknologi Zonai kuno untuk menciptakan apa pun yang dapat dibayangkan oleh pemain.

Tears of the Kingdom belum melampaui rilis monumental dari Breath of the Wild, tetapi tidak diragukan lagi ini adalah sekuel yang sukses dari salah satu game Zelda terbaik sepanjang masa.

2. Breath of the Wild
Inilah 5 Series Terbaik dari Game The Legend of Zelda

Breath of the Wild menciptakan kembali serial berusia 30 tahun dengan cara yang jarang dilihat. Pada series ini, jalan ceritanya dibuat berbeda yang bisa membuat pemainnya terkejut dengan apa yang ditawarkan dalam game.

Kendati begitu, ada banyak kritik yang dilontarkan pada Breath of the Wild, dan yang umum adalah kurangnya ruang bawah tanah dan item Zelda tradisional. Tapi yang benar-benar mengesankan adalah seberapa besar hal itu mempertahankan inti dari game Zelda, bahkan saat itu mengubah hampir setiap sistem di sekitarnya.

Zelda selalu tentang eksplorasi dan pilihan. Breath of the Wild hanya bersandar dan mengaktifkan aspek-aspek itu sendiri di atas segalanya. Ada begitu banyak yang bisa dilihat, begitu banyak orang untuk ditemui dan rahasia untuk ditemukan tersembunyi di sepanjang versi Hyrule yang telah lama hancur ini.

3. Link’s Awakening
Inilah 5 Series Terbaik dari Game The Legend of Zelda

Ini merupakan series pembaruan dari A Link to the Past yang dirilis pada 1991. Link’s Awakening hadir pada 2019 yang memberikan kisah unik dalam sejarah permainan The Legend of Zelda.

Pembuatan ulang pada 2019 memberi peningkatan lebih jauh dengan gaya seni yang diperbarui untuk karakter, dunia, dan keseluruhan visualnya. Ini memberi energi pada momen-momen menyentuh di sepanjang perjalanan Link, tidak seperti sebelumnya.

Main Fight of Legend, Siswa School SMK PGRI 2 Depok Langsung Lihai

loading…

Siswa SMK PGRI 2 Depok, Jawa Barat antusias memainkan game Fights of Legends. Foto: Sindonews/Wahyu Sibarani

JAKARTA – Kompetisi mini Fight of Legends yang diselenggaraakan di SMK PGRI 2 Depok , Jawa Barat, Selasa (18/7) berlangsung seru. Para pemain ternyata langsung lihai main game karya anak bangsa itu.

Kompetisi mini Fight of Legends diselenggaraakan di SMK PGRI 2 Depok, Jawa Barat, Selasa (18/7) silam. Kompetisi mini Fight of Legends diketahui jadi rangkaian acara Fight of Legends yang digelar oleh PT Esport Star Indonesia (ESI).

Selain mengenalkan game tersebut kepada para siswa SMK PGRI 2 Depok, Jawa Barat, PT ESI juga menggelar kompetisi mini guna membuat acara jauh lebih menarik.

Main Fight of Legend, Siswa School SMK PGRI 2 Depok Langsung Lihai

Uniknya para siswa justru sudah langsung lihai dalam memainkan game tersebut. “Langsung bisa dimainkan karena memang game-nya bagus dan cara mainnya mirip-mirip dengan game buatan luar negeri,” ucap Indra. Menurutnya kualitas grafis yang ada di game Fight of Legends juga sangat menarik. Yang penting menurut dia permainannya juga menantang.

“Kaget juga karena game-nya buatan Indonesia. Ada hadiahnya juga yang bikin seru,” jelas Indra. Hal yang sama juga dikatakan Rafly yang mengaku senang bisa ikut kompetisi mini Fight of Legends yang digelar PT ESI di sekolahnya. Menurut dia permainan game Fight of Legends memang mudah dan juga bisa dibuat tim.

“Jadi kita bikin tim dan berkompetisi untuk jadi pemenang terbaik. Yang makin keren ada hadiahnya,” ujar Rafly. Competition Section Head PT ESI Nielson Tanaya mengatakan, hadiah sengaja diberikan kepada peserta kompetisi mini agar para siswa tertarik. Selain itu menurutnya PT ESI juga ingin mengubah persepsi banyak orang bahwa main game tidak bisa menghasilkan.

Nielson Tanaya juga menyebut Fight of Legends sangat jauh berbeda dengan game-game online yang ada saat ini. “Di Fight of Legends kami memberikan reward dan uang tunai. Di sekolah ini kami mengajak mereka berkompetisi hingga Level2,”jelasnya.

(dan)

Game Karya Anak Bangsa Fight of Legend Kunjuni SMK Budi Asih

loading…

-SMK Budi Asih, Jakarta Selatan menyambut baik kehadiran game Fight of Legend (FOL) di lingkungan sekolahnya Selasa (25/7/2034). foto / MPI

JAKARTA – SMK Budi Asih, Jakarta Selatan menyambut baik kehadiran game Fight of Legend (FOL) di lingkungan sekolahnya. Saat diwawancarai MNC Portal Indonesia pada Selasa (25/7/2034) Syerin selaku wakil humas sekolah menyebut game FOL memberikan dampak positif bagi para siswa.

Ia mengatakan kegiatan Fight of Legends Goes to School yang menyertakan kegiatan promosi dan kompetisi bisa menjadi hiburan bagi para siswa di sela-sela aktivitas belajar mereka. Selain itu juga bisa memberi motivasi kepada siswa akan besarnya peluang berkarir di dunia esport.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini, kebetulan sekolah kita juga memiliki ekskul esport untuk menyesuaikan perkembangan zaman. Dengan kegiatan semacam ini selain bisa meningkatkan skill siswa juga bisa menjadi media refreshing ketika mereka sedang di luar jam belajar,” ungkap Syerin.

Dalam momen yang sama, Competition Section Head PT Esports Star Indonesia, Nielson Tanaya menyatakan bahwa kegiatan ini memang sengaja digelar untuk memperkenalkan bahwa game sekarang bukan hanya sekedar alat mencari hiburan tapi juga bisa jadi peluang karir di masa mendatang.

Ia menyebut game sendiri sudah menjadi cabang olahraga resmi di kancah internasional, dan kompetisi di kegiatan Fight of Legends Goes to School yang sedang berlangsung ini diharapkan bisa menemukan bibit-bibit atlet esports serta pro player untuk game FOL di masa mendatang.

“Ini menjadi perkenalan game FOL. Kita tujuannya ke sekolah-sekolah itu pertama memperkenalkan esport ke anak muda dan memperkenalkan bahwa esport berpotensi sebagai pekerjaan di masa depan. Kita cukup senang FOL bisa diterima dengan baik di SMK Budi Asih,” pungkasnya.

(wbs)

Siswa SMK Budi Asih Ungkap Keseruan Game Fight of Legend, Pilihan Hero dan Skillnya Keren

loading…

Siswa SMK Budi Asih, Jakarta, mengungkapkan keseruan game karya anak bangsa Fight of Legend. Foto/Tangguh Yudha

JAKARTA – Siswa SMK Budi Asih, Jakarta, mengungkapkan keseruan game karya anak bangsa Fight of Legend di sekolahnya. Game besutan PT Esport Star Indonesia, unit usaha PT MNC Studios Indonesia ini, tak kalah seru dibanding game lainnya.

Salah satu siswa, Ikhsan mengungkap Fight of Legend menawarkan gameplay yang sangat seru untuk dimainkan. Selain itu juga pilihan hero, skin, serta skill yang dihadirkan terbilang keren dengan grafik yang juga disebutnya boleh diadu dengan game-game internasional.

“Game Fight of Legend keren. Tadi sudah mainin, gameplaynya seru banget. Hero dan item-item lainnya juga oke. Semoga game ini bisa terus ditingkatkan biar semakin bisa bersaing dengan game-game populer lainnya,” kata Ikhsan, Selasa (25/7/2023).

Kehadiran Fight of Legend ke SMK Budi Asih menjadi rangkaian kegiatan Fight of Legends Goes to School, Ini merupakan ajang promosi untuk memperkenalkan bahwa game saat ini bukan hanya sekedar menjadi hiburan tapi juga bisa jadi peluang karier di masa mendatang.

Dalam kegiatan ini digelar kompetisi berhadiah jutaan rupiah untuk mencari bibit-bibit atlet esports serta pro player untuk game Fight of Legend. Gelaran yang berlangsung juga turut menyediakan merchandise menarik yang bisa didapat secara gratis oleh para siswa.

(wib)