Elon Musk Blak-blakan Sebut Tidak Suka Game GTA, Kenapa?

loading…

Elon Musk menyatakan tidak suka dengan Grand Theft Auto (GTA). (Foto: Independent)

JAKARTA – Grand Theft Auto (GTA) menjadi salah satu game terpopuler di dunia. Namun, sebagai penggemar berat game, Elon Musk terang-terangan menyatakan ketidaksukaannya dengan permainan ini.

CEO Tesla itu menyebut ada batas-batas yang tidak boleh dilewati. Lontaran ini muncul saat Musk ikut dalam debat tentang GTA di X, setelah trailer edisi keenam permainan penuh kekerasan tersebut bocor secara online.

Menanggapi unggahan seorang karyawan X yang mengaku tidak pernah bermain GTA, Musk mengatakan dia bukan penggemar kekerasan yang berlebihan. “Saya mencoba, tetapi tidak suka melakukan kejahatan. GTA5 memerlukan menembak polisi dalam adegan pembukaan. Saya hanya tidak bisa melakukannya,” tulisnya dikutip dari Independent.

Lontaran Musk di atas dianggap sebagai ejekan oleh banyak orang yang ikut dalam perdebatan. Sejumlah netizen menyebut bahwa permainan tersebut tidak nyata. “Mereka hanya piksel, bro,” tulis seorang netizen.

Baca Juga: 3 Game GTA yang bisa Dimainkan di PPSSPP

“Apakah kamu mengikuti aturan lalu lintas dan berhenti di semua lampu merah?” tanya orang lain dengan emoji tertawa.

“Bwhahahahaa, bro sudah mencapai puncak sinyal kebaikan lol,” tulis netizen lainnya.

Beberapa netizen tampak membela Musk dan menyebut bahwa cuitannya hanya lelucon.

Para penggemar waralaba GTA sangat bersemangat ketika cuplikan 90 detik untuk permainan terbaru diposting online pada Senin kemarin. Dalam rekaman tersebut terlihat bahwa GTA terbaru akan berlatar di Vice City yang mirip dengan Miami dan menampilkan karakter utama perempuan untuk pertama kalinya.

Microsoft Umumkan Tutup Xbox 360 Store Tahun Depan, Kenapa?

loading…

Riwayat Xbox 360 Store akan berakhir tahun depan. (Foto: Reuters)

JAKARTA – Riwayat Xbox 360 Store akan berakhir tahun depan. Pengumuman penutupan secara resmi telah dikeluarkan oleh Microsoft.
Dengan demikian, pengguna tidak dapat membeli game dan melakukan ekspansi lagi pada tahun 2024.

“Tanggal 29 Juli 2024, Xbox akan berhenti mendukung pembelian game baru, DLC, dan konten hiburan lainnya untuk Xbox 360 Store dan Xbox 360 Marketplace,” tulis Microsoft dalam pernyataan resminya.

“Aplikasi Microsoft Movies & TV juga akan berhenti berfungsi di konsol pada tanggal yang sama, sehingga Anda tidak dapat menggunakannya untuk menonton acara TV dan film.”

Xbox 360 telah berusia 18 tahun. Penutupan bisa jadi terpaksa dilakukan lantaran secara bisnis sudah tidak memungkinkan bagi Microsoft untuk terus memberikan dukungan.

Meski demikian, Microsoft menegaskan game apa pun yang dimiliki pengguna di perpustakaan akan tetap berfungsi di Xbox 360. Pengguna juga masih mengakses game-game tersebut di Xbox One dan Xbox Series X/S.

Microsoft telah menyempurnakan banyak judul Xbox 360 di Seri X/S, menambahkan fitur seperti Peningkatan FPS, HDR Otomatis, dan waktu pemuatan yang lebih cepat.

Fitur multipemain di game Xbox 360 masih akan didukung selama penerbit dan pengembang menjaga server judul mereka tetap berjalan. Pengguna akan dapat menyimpan game dan melanjutkan ke cloud juga.

(msf)