Nintendo Siap Rilis Kembali Game Jadul di Game Boy dan Game Boy Color

loading…

Masuk akal jika Nintendo akan meningkatkan lebih banyak konten klasik, terutama sekarang setelah Switch masuk ke dalam naungan mereka. Foto: ist

JAKARTA – Anak 90-an atau generasi sebelumnya pasti tidak asing dengan konsol Game Boy buatan Nintendo. Rumor terbaru menyebutkan, perusahaan asal Jepang itu siap menambah perpustakaan game miliknya dengan permainan di Game Boy dan Game Boy Color.

Berbagai game di konsol jadul tersebut segera bergabung dengan lebih dari 100 game NES dan SNES, yang ditawarkan Nintendo melalui layanan berlangganan Switch Online.

Melansir dari The Verge, Minggu (5/9), informasi ini awalnya tersiar lewat podcast Nate the Hate, kemudian diperkuat oleh Nintendo Life dan Eurogamer.

Namun, belum ada informasi lebih lanjut mengenai judul game apa saja yang akan hadir.

Di sisi lain, akurasi Nintendo untuk perpustakaan NES dan SNES di Switch relatif lambat. Misalnya Earthbound, Chrono Trigger, dan Super Mario RPG masih MIA dua tahun kemudian.

Tetapi masuk akal jika Nintendo akan meningkatkan lebih banyak konten klasik, terutama sekarang setelah Switch masuk ke dalam naungannya.

Selain itu, Nintendo juga melihat para pesaingnya memanfaatkan remake, remaster, dan tambalan generasi berikutnya yang membuat game jadul terlihat lebih baik dan memberi konsol versi terbarunya dengan banyak tambahan.

(dan)

Sambut Usainya Libur Sekolah, Fight of Legends Goes to School Hadir Kembali!

loading…

Lola Bakery adalah game match-3 hasil adaptasi salah satu karakter dari serial animasi MNC Animation, FOTO/ DOK MNC

JAKARTA – Setelah sempat terhenti karena libur panjang sekolah, kini Fight of Legends Goes to School akhirnya datang lagi. Kegiatan yang rencananya akan dilaksanakan setiap hari hingga bulan Desember nanti, memiliki target kunjungan ke 100 sekolah yang ada di daerah Jabodetabek.

Sejauh ini sudah ada 6 sekolah beruntung yang dikunjungi oleh Tim FOL Goes to School, ditambah 2 sekolah beruntung lainnya pada minggu ini.

Kegiatan FOL Goes to School kali ini sedikit berbeda dari kegiatan sebelumnya karena adanya dukungan dari Microsoft Azure.

Nah, buat para pelajar yang juga ingin sekolahnya dapat dikunjungi bisa banget lho dengan cara kunjungi dan sapa mimin FOL diseluruh sosial media Fight of Legends, Instagram, Facebook Fan Page, Youtube Channel, Tiktok, dan Discord.

Minggu ini sendiri, 2 sekolah beruntung yang dikunjungi oleh tim FOL yaitu SMK PGRI Depok pada tanggal 17 – 18 Juli, dan SMK Bina Nusa Mandiri pada tanggal 20 – 21 Juli. Sama seperti kegiatan-kegiatan sebelumnya, minggu ini tim FOL juga tetap melakukan bagi-bagi hadiah.

Rangkaian kegiatannya sendiri dimulai dari pengenalan game Fight of Legends kepada para peserta, dilanjut dengan kegiatan Daily Challenge dihari pertama. Tidak hanya sehari, dihari kedua tim FOL juga bagi-bagi hadiah dengan nominal yang lebih besar melalui kegiatan Leveling Contest dan Mini Tournament.

Selain bisa memperebutkan hadiah dengan total Rp1.900.000,- selama 2 hari pelaksanaannya ini, para peserta juga berkesempatan untuk dapat tampil di TV lho.

Sekilas informasi terkait Fight of Legends khususnya untuk yang baru tau game ini, kalau FOL merupakan mobile game milik PT ESI yang merupakan salah satu anak perusahan milik MNC Group dibawah naungan MNC Digital Entertainment.

Game ini berlangsung secara fast-paced atau fight-right away (langsung bertarung) dengan mengusung Hero Brawler sebagai genre permainannya.

FOL juga menghadirkan fitur Crafting yang umumnya fitur ini hanya didapatkan pada game bergenre RPG (Role Playing Game), kehadiran fitur ini diharapkan mampu menambah keseruan bermain dan pengalaman yang berbeda untuk seluruh pemain.

Jangan lupa untuk download dan coba mainkan game Fight of Legends terlebih dahulu yah. Game ini bisa langsung di download di Google Play, AppStore, atau dapat melalui berikut https://bit.ly/FOLPortal_Adjust dan mainkan gamenya setiap hari.

(wbs)

Game Show Populer Tahun 2000-an Kini Kembali Hadir, Nonton Hole in the Wall di Vision+

loading…

Anda mungkin ingat dengan acara permainan Hole in the Wall yang pernah tayang di RCTI pada tahun 2007 hingga 2009 silam. Foto/MNC Media

JAKARTA – Anda mungkin ingat dengan acara permainan Hole in the Wall yang pernah tayang di RCTI pada tahun 2007 hingga 2009 silam. Kini, acara game show yang sangat menghibur itu kembali dihadirkan oleh RCTI mulai tanggal 26 Juni 2023 lalu.

Hole in the Wall merupakan program acara permainan di mana para bintang tamu harus bekerja sama untuk melewati sebuah tembok terbuat dari stirofoam yang telah dilubangi berbentuk motif tertentu.

Dalam game show ini, para kontestan akan berdiri di sebuah tempat dengan lebar kira-kira 1 kaki atau 30,5 cm, yang dinamakan play area. Di bawahnya, terdapat kolam air dangkal yang membuat para peserta yang terjatuh akan tercebur ke sana.

Kontestan akan berdiri sementara tembok stirofoam akan mulai bergerak dari jarak 4 meter. Selama tembok itu bergerak, mereka harus mengatur posisi dan pose tubuh agar bisa melewati tembok itu tanpa jatuh atau merusaknya. Jika gagal, maka grup itu tidak akan mendapatkan poin.

Uniknya, pada musim ini, ada keringanan bagi para kontestan Hole in the Wall. Kini, para peserta akan tetap mendapatkan poin jika berhasil melewati lubang walaupun tembok sedikit hancur atau melewati garis play area. Hanya saja, poin yang didapatkan akan dikurangi.

Penasaran dengan serunya musim terbaru Hole in the Wall? Anda bisa menyaksikannya melalui channel RCTI di Vision+ setiap hari pukul 15.45 WIB, dan dapat diakses secara gratis.

Untuk menikmati berbagai konten di Vision+, Anda bisa berlangganan Vision+ Premium yang memiliki berbagai original series, Video on Demand dari berbagai genre, serta channel lokal dan internasional dengan film dan program TV kelas dunia.

Untuk menikmati konten lengkap dengan berbagai pertandingan olahraga, Anda bisa berlangganan Vision+ Premium with Sports dengan tambahan channel olahraga yang lengkap.

Unduh Vision+ sekarang di Google Play Store dan App Store di sini atau kunjungi www.visionplus.id. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Vision+, silakan ikuti akun media sosial resmi Vision+ di @visionplusid (Facebook, Instagram, Twitter, TikTok), atau WhatsApp ke 0888 8000 00.

(dra)

Fakta Menarik SIGMAX, Muncul Kembali Setelah Sempat Raib

loading…

JAKARTA Game SigmaX yang disebut-sebut sebagai tiruan dari Free Fire ini akhirnya kembali muncul setelah sempat raib dari Google Play Store pada November 2022 lalu.

Sigma diduga rilis ulang dengan nama Sigmax lantaran keduanya berasal dari developer yang sama, Studio Arm. Meski sudah dapat dicari di Play Store, games ini masih dalam tahap pengembangan.

Sigmax merupakan game shooter 4 lawan 4 dengan karakter yang didesain bergaya anime. Terdapat 8 hero berbeda yang bisa dimainkan, dengan masing-masing dari mereka memiliki skill dan kisah berbeda-beda yang tentunya memiliki keunikan tersendiri.

Berikut fakta menarik mengenai game Sigmax :

1.SIGMAX bukan lagi game Battle Royale

Entah akan dimunculkan versi battle royale atau tidak tapi sejauh ini sigmax bukan lah game battle royale. StudioArm mencoba mengaplikasikan jenis gameplay baru, lebih terkait dengan perpaduan Valorant dan Overwatch.

Meski sejauh ini Sigmax tidak memiliki mode Battle Royale, tapi bukan berarti gim ini tidak akan memilikinya di masa mendatang.

Game ini hanya menampilkan mode “CF Ranqueado”, Confronto, dan mode “mata-mata equipe”. Mode CF dengan kunci mungkin adalah mode Battle Royale.

2.Sigmax mirip dengan Sigma

Ajaib, Wanita Stroke Ini Bisa Kembali Bicara Berkat Teknologi Game dan Kecerdasan Buatan

loading…

Seorang penderita stroke berhasil kembali bicara lewat teknologi video game dan AI yang dikembangkan ilmuwan. Foto: The Telegraph

SAN FRANSISCO – Seorang wanita yang kehilangan kemampuan bicaranya karena stroke kini bisa kembali bicara berkat teknologi video game . Ia ditolong oleh teknologi animasi wajah berbasis kecerdasan buatan (AI) yang biasa digunakan untuk game.

Ini terjadi lewat kolaborasi antara -erusahaan software animasi wajah Speech Graphics dan peneliti di UC San Francisco dan UC Berkeley untuk menciptakan antarmuka otak-komputer yang dapat memulihkan komunikasi bagi orang-orang yang lumpuh.

Tim tersebut melacak bagian otak wanita yang bertanggung jawab untuk berbicara dan menanamkan 253 elektroda berbentuk persegi panjang setipis kertas di dekat permukaan area tersebut.

Elektroda kemudian menerjemahkan sinyal otaknya dan, melalui kabel yang dipasang pada implan, mengirimkannya ke komputer tempat algoritma AI dilatih untuk membaca aktivitas otaknya.

Ajaib, Wanita Stroke Ini Bisa Kembali Bicara Berkat Teknologi Game dan Kecerdasan Buatan

Dilansir dari Mashable, Jumat (25/8), Speech Graphics membuat avatar dengan teknologi animasi wajah berbasis AI, yang biasanya digunakan untuk video game seperti Fortnite.

AI kemudian mempelajari kosakata lebih dari 1.000 kata selama beberapa minggu, yang kemudian direproduksi dalam audio berdasarkan rekaman suaranya sendiri sebelum stroke.

Meskipun ini masih merupakan bukti konsep, keberhasilan avatar serba bisa ini telah meningkatkan harapan bahwa teknologi ini dapat segera membantu banyak orang. Kita tunggu saja dalam beberapa waktu kedepan hingga teknologi benar-benarmatang.

(dan)