Nasib Cinta Mega Ditentukan Badan Kehormatan PDIP Hari Ini

loading…

Anggota DPRD DKI Jakarta Cinta Mega saat tertangkap kamera bermain game dalam Rapat Paripurna terkait APBD DKI 2022. Foto/Tangkapan Layar/Istimewa

JAKARTA – Nasib anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Cinta Mega ditentukan hari ini, Jumat (28/7/2023). Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP sudah menerima surat usulan dari DPD PDIP DKI Jakarta terkait pelanggaran Cinta Mega yang kedapatan bermain game saat Rapat Paripurna terkait APBD Tahun Anggaran 2022 pada Kamis, 20 Juli 2023.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan Cinta Mega akan segera disidang melalui Bidang Kehormatan DPP terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik tersebut. Kata Hasto, usulan DPD PDIP DKI yang ingin Cinta Mega dipecat dari kader sudah diterima DPP.

“Badan kehormatan yang nanti akan menyidangkan persoalan tersebut, setelah Pak Komar (Komarudin Watubun, red) datang kita melalui satu proses. Yang jelas usulan dari DPD DKI sudah diterima oleh DPP partai. Jadi tinggal tunggu nanti proses keputusan yang diusulkan oleh Bidang Kehormatan,” ujar Hasto kepada wartawan, Kamis (27/7/2023).

Dia menuturkan, Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun sedang berada di luar kota. “Ini Pak Komarudin Watubun sedang ditugaskan di Papua. Pak Komarudin Watubun baru kembali hari Jumat, sehingga akan langsung melakukan tindak lanjut atas berbagai pelanggaran disiplin,” katanya.

Diketahui sebelumnya, Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Ady Wijaya menyampaikan permintaan maaf atas perbuatan Cinta Mega yang bermain game saat Rapat Paripurna Komisi C DPRD DKI Jakarta. Pihaknya pun telah memberikan sanksi kepada yang bersangkutan dengan Pergantian Antar Waktu (PAW).

Ady mengatakan sanksi tersebut dijatuhkan usai pihaknya mengadakan rapat pleno di kantor DPD PDIP DKI Jakarta Selasa (25/7/2023). Cinta pun tidak akan dicalonkan kembali sebagai peserta Pemilu 2024.

“Tadi kita rapat pleno karena segala sesuatu keputusan kita biasa melalui rapat pleno ini. Selesai rapat pleno kita memberikan sanksi berupa PAW,” ucap Ady usai rapat pleno.

(rca)