Ternyata Ini yang Bikin Siswi SMK PGRI 2 Depok Betah Main Fight of Legends

loading…

Game Fight of Legends buatan PT Esport Star Indonesia (ESI) ternyata disukai oleh siswa SMK PGRI 2 Depok. Apa alasannya?

JAKARTA – Game online umumnya hanya disukai laki-laki. Hanya saja, ada pemandangan beda ketika PT Esport Star Indonesia (ESI) menyambangi SMK PGRI 2 Depok, Jawa Barat dalam rangka Fight of Legends Goes to School , yang diselenggarakan Selasa (18/7) kemarin.

Dalam acara tersebut PT ESI mengadakan berbagai games menarik. Sebut saja mini kompetisi Fight of Legends dan Instagram Competition. Uniknya kedua lomba tersebut justru diminati oleh siswa SMK PGRI 2 Depok saja. Para siswi yang datang juga ikut aktif mengikuti kedua lomba tersebut.

Mereka tidak hanya serius memainkan ikut lomba Instagram tapi juga aktif bermain game Fight of Legends. Ternyata bagi mereka game tersebut memiliki karakter dan skin yang sangat menarik.

“Ada skin yang menarik dan lucu-lucu. Jadi cewek-cewek suka juga memainkannya,” ujar Syifa, siswi SMK PGRI 2 Depok, Jawa Barat.
Dia mengatakan, permainan Fight of Legend ini membuatnya menjadi menyukai game online. Sebab mudah dimainkan dan memiliki skin-skin yang menarik perhatiannya.

Sementara Desi, siswi SMK PGRI 2 Depok, yang juga menang lomba Instagram mengaku senang akan kehadiran acara Fight of Legends Goes to School di sekolahnya. Selain menang lomba Instagram, dia juga jadi tertarik dengan game Fight of Legends.

“Senang banget di awal sekolah ada acara seperti ini,” ucapnya.

Ternyata Ini yang Bikin Siswi SMK PGRI 2 Depok Betah Main Fight of Legends

Genre mobile game yang masih eksis dan tidak pernah sepi peminat hingga saat ini adalah game MOBA atau Multiplayer Online Battle Arena seperti Fights of Legends.

Game Moba tidak hanya digandrungi lali-laki, kaum wanita juga tidak mau kalah. Selain gender, pemain game genre ini juga berasal dari beragam usia mulai dari anak-anak, para pelajar, hingga orang dewasa.

Terlebih lagi Fight of Legend ini merupakan game yang mudah dimainkan bagi pemula dan terdapat keunggulan lain di dalamnya dibandingkan game-game lainnya.

Competition Section Head PT ESI Nielson Tanaya mengatakan, agenda Fight of Legends Goes to School memang dilakukan untuk mencari bibit-bibit terbaik pemain game atau atlet Esport. Pemain yang dicari juga tidak hanya pria tapi juga wanita.

“Fight of Legends juga dihadirkan untuk mengubah persepsi masyarakat banyak yang menganggap main game hanya kegiatan yang buang-buang waktu karena tidak menghasilkan,”jelasnya.

(dan)

Bikin Mahasiswa Betah Ngampus, Universitas Brawijaya Bangun Game Corner

loading…

Suasana Game Corner FILKOM Universitas Brawijaya yang berada di Gedung F lantai 1 di depan Loket Pelayanan Akademik. Foto/Laman UB.

JAKARTA – Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Brawijaya (UB) meresmikan Game Corner. Fasilitas yang menjadi daya tarik baru bagi para mahasiswa UB ini bisa digunakan mahasiswa untuk menghabiskan waktu luang antar kuliah.

Game Corner ini merupakan bentuk kerja sama FILKOM UB dengan salah satu bank BUMN itu berada di Gedung F lantai 1 di depan Loket Pelayanan Akademik.

Ruangan ini dilengkapi dengan 2 unit Play Station 5; 2 unit XBOX, dan 1 unit PC gaming Asus ROG dengan spesifikasi tinggi yang siap memanjakan para mahasiswa.

Game Corner FILKOM tidak hanya menjadi tempat santai bagi para mahasiswa, tetapi juga menjadi wadah bagi mereka untuk mengasah kemampuan bermain game dan menciptakan inovasi bagi mahasiswa yang akan menciptakan dan mengembangkan game.

Baca juga: Universitas Jember Siap Berlakukan Skripsi Tidak Wajib Lagi Tahun Depan

Dekan FILKOM Universitas Brawijaya Prof. Ir. Wayan Firdaus Mahmudy mengatakan, inisiatif ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa yang sering kali mencari kegiatan di luar kuliah ketika menunggu jam perkuliahan.

“Kami memahami bahwa mahasiswa saat ini membutuhkan ruang rekreasi yang bisa memfasilitasi hobi mereka, sekaligus menjadi tempat mereka bersosialisasi dengan teman-teman sefakultas,” katanya, dikutip dari laman UB, Jumat (8/9/2023).

Baca juga: Jurusan Kuliah dan Nama Kampus 7 Presiden Indonesia

Selain itu, dengan adanya Game Corner, FILKOM Universitas Brawijaya juga berharap dapat mendorong terciptanya pengembang-pengembang game di kalangan mahasiswa, karena di FILKOM juga memiliki Laboratorium yang menunjang pengembangan game, yaitu Lab MGM (Mobile, Game dan Multimedia).

Setiap mahasiswaUniversitas Brawijaya bisa bermain di Game Corner ini namun ada aturan main yang harus dipatuhi. Untuk memastikan bahwa kegiatan akademik tetap menjadi prioritas, ruangan ini hanya akan dibuka di luar jam kuliah dan nantinya akan ada SOP untuk ijin pemakaian konsol game.

Diharapkan dengan keberadaan Game Corner ini, semangat kebersamaan dan kreativitas di antara mahasiswa FILKOM Universitas Brawijaya dapat terus berkembang. Seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan generasi muda, inisiatif-inisiatif seperti ini tentunya akan sangat diapresiasi oleh para mahasiswa

(nnz)