Kepala SMK Bina Nusa Mandiri Akui Fight of Legends Menambah Pelajaran Baru Bagi Siswa

loading…

Para siswa SMK Bina Nusa Mandiri hari ini mengikuti keseruan event school to school Fight of Legends. FOTO/ DOK MPI

JAKARTA – SMK Bina Nusa Mandiri menjadi salah satu sekolah yang dikunjungi oleh Fight of Legends di bawah naungan PT Esports Star Indonesia.

Kedatangan FOL tentu mendapat sambutan baik dari pihak sekolah, khususnya kepala sekolah.

Menurut Soparidah, Kepala SMK Bina Nusa Mandiri, acara pengenalan game Fight of Legends ini dirasa membawa pengaruh positif bagi para siswa. Tak sekedar hiburan semata, namun juga memberikan pelajaran.

“Kami sangat antusias dengan acara ini karena secara otomatis ini memberikan pelajaran bagi murid murid kami juga bahwa permainan game itu bukan semata mata untuk bermain game, tetapi mereka bisa mengambil ilmu pengetahuan,” kata Soparidah, di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (21/7/2023).

Lewat event School to School Fight of Legends, Soparidah ingin para siswanya semakin bijak dalam bermain game. Mereka diharapkan mampu mengambil sisi positif seperti mencari taktik demi bisa memenangkan sesuatu.

“Bagaimana game bisa dipergunakan dengan bijaksana untuk mereka, sekaligus dijadikan pembelajaran untuk mereka,” lanjut Soparidah.

Pihak sekolah pun tidak mempermasalahkan para siswa untuk bermain game. Hanya saja, mereka tetap butuh arahan dan bimbingan agar tidak menyalahgunakan waktu bermain game saat di sekolah.

“Kalay kami selama game itu bisa membawa pengaruh positif terhadap perilaku anak, kami berpikir bahwa itu bagus. tentu kalau anak sekolah butuh arahan, butuh bimbingan dan binaan dari guru-guru yang ada di sekolah, kalau mereka bermain di sekolah asalkan dalam bermain tidak disalahgunakan oleh anak tersebut,” tutur Kepala SMK Bina Nusa Mandiri..

Sementara itu, Nielson Tanaya, Competition Section Head PT Esports Star Indonesia, melihat E Sport game saat ini masih naik daun dan diganderungi muda-mudi. Untuk itu lah, dia menilai bahwa hal ini dapat menjadi peluang karir bagi para siswa.

“Kita mau menyebarluaskan e sport sebagai sarana untuk siswa siswa agar bisa melihat bahwa game itu bukan hanya sebatas permainan tapi juga bisa difokuskan sebagai salah satu jenjang karir, yang sekarang lagi naik,” lanjut Nielson Tanaya.

Alasan PT Esports Star Indonesia menyasar pada jenjang SMA dan SMK tak lain karena memang game Fight of Legends dirasa sesuai untuk usia mereka. Terlebih, Nielson mengharapkan siswa kelak mampu menjadi pemain game profesional.

(wbs)

Meriahkan Kompetisi Fight of Legends, Siswa SMK Bina Nusa Mandiri Akui Game yang Asik!

loading…

Para siswa SMK Bina Nusa Mandiri hari ini mengikuti keseruan event school to school Fight of Legends. FOTO/ DOK MPI

JAKARTA – Para siswa SMK Bina Nusa Mandiri hari ini mengikuti keseruan event school to school Fight of Legends. Sebanyak 40 siswa diajak merasakan game moba keluaran PT Esports Star Indonesia.

Mereka dibagi menjadi delapan team untuk saling bekerja sama memenangkan kompetisi mini ini. Salah satu siswa bernama Rio, sempat mengutarakan pengalaman serunya saat bermain game Fight of Legends.

“Menyenangkan yah, lumayan gampang juga mainnya,” kata Rio, di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (21/7/2023).

Jika dibandingkan dengan game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) lain, Rio mengaku Fight of Legends tak kalah menarik. Dari segi hero yang dihadirkan pun terbilang ciamik.

“Game nya asik, hero hero nya udah okay,ini kita download dan ternyata gak kalah dari game moba lain,” lanjut Rio.

Adapun Rio juga begitu senang Fight of Legends mendatangi sekolahnya, SMK Bina Nusa Mandiri. Di sela-sela suntuknya belajar, Rio bisa refreshing sejenak lewat kompetisi game moba satu ini.

“Bagus juga sih, mengisi kegiatan kita jadi gak bosen, gak belajar aja tapi ada game nya juga,” kata Rio.

Di samping itu, kompetisi Fight of Legends yang digelar oleh PT Esports Star Indonesia memang cukup sederhana.

Namun setiap pemenang, mulai dari juara tiga hingga satu, berhak membawa pulang uang tunai ratusan ribu rupiah.

(wbs)