Moonton Terjunkan 2 Tim ke MSC 2023


loading…

ONIC Esports dan EVOS Legends menjadi dua tim yang akan membawa nama merah putih ke ajang internasional tersebut. FOTO/ DOK SINDOnews

JAKARTA – Developer Mobile Legends Bangbang yaitu Moonton kini mulai menanggapi umpan balik atau masukan dari para pemain dan tim esport.

Turnamen MSC 2023 yang merupakan turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) tingkat Asia Tenggara sebentar lagi akan segera berlangsung.

Sebagai salah satu negara di kawasan Asia Tenggara, Indonesia juga berhak buat mengirimkan wakilnya ke turnamen tersebut.

ONIC Esports dan EVOS Legends menjadi dua tim yang akan membawa nama merah putih ke ajang internasional tersebut.

Kedua tim sama-sama lolos dari kompetisi MPL Season 11, di mana Tim landak kuning berhak lolos berkat keberhasilan mereka menjadi juara, sedangkan EVOS Legends lolos sebagai setelah merebut peringkat kedua.

Sebagai pengembang game MLBB, Moonton melepas dua tim yang akan berangkat ke Kamboja buat mengikuti turnamen tersebut.

Azwin Nugraha selaku Public Relations & Communications Manager Moonton Indonesia mengatakan jika acara ini ia lakukan buat menarik dukungan dari warga Indonesia. Ia menambahkan jika dukungan dari seluruh stakeholders sangat penting, demi membawa nama Indonesia ke puncak skena kompetitif se-Asia Tenggara.

“Inisiasi ini kami lakukan demi menarik dukungan dari seluruh warga Indonesia, tidak cuma fans MLBB esports. Hal tersebut dikarenakan ini bukan soal tim melainkan bagaimana kita bisa membawa nama Indonesia kembali ke puncak peta esports internasional, terutama MLBB. Dan untuk memenuhi harapan itu, dukungan dari semua stakeholders sangat diperlukan dalam mencapai tujuan ini,” ujar Azwin Nugraha dalam keterangan persnya di Jakarta (1/6/2023).

Turut serta pula Justin Widjaja selaku CEO dan co-founder dari ONIC Esports, yang mengirimkan video dukungan buat kedua tim yang akan bertolak ke Kamboja. Ia mengatakan jika seluruh pemain yang berlaga di MSC 2023 memiliki niat buat mengharumkan nama baik Indonesia di kancah internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *