Main Fight of Legend, Siswa School SMK PGRI 2 Depok Langsung Lihai


loading…

Siswa SMK PGRI 2 Depok, Jawa Barat antusias memainkan game Fights of Legends. Foto: Sindonews/Wahyu Sibarani

JAKARTA – Kompetisi mini Fight of Legends yang diselenggaraakan di SMK PGRI 2 Depok , Jawa Barat, Selasa (18/7) berlangsung seru. Para pemain ternyata langsung lihai main game karya anak bangsa itu.

Kompetisi mini Fight of Legends diselenggaraakan di SMK PGRI 2 Depok, Jawa Barat, Selasa (18/7) silam. Kompetisi mini Fight of Legends diketahui jadi rangkaian acara Fight of Legends yang digelar oleh PT Esport Star Indonesia (ESI).

Selain mengenalkan game tersebut kepada para siswa SMK PGRI 2 Depok, Jawa Barat, PT ESI juga menggelar kompetisi mini guna membuat acara jauh lebih menarik.

Main Fight of Legend, Siswa School SMK PGRI 2 Depok Langsung Lihai

Uniknya para siswa justru sudah langsung lihai dalam memainkan game tersebut. “Langsung bisa dimainkan karena memang game-nya bagus dan cara mainnya mirip-mirip dengan game buatan luar negeri,” ucap Indra. Menurutnya kualitas grafis yang ada di game Fight of Legends juga sangat menarik. Yang penting menurut dia permainannya juga menantang.

“Kaget juga karena game-nya buatan Indonesia. Ada hadiahnya juga yang bikin seru,” jelas Indra. Hal yang sama juga dikatakan Rafly yang mengaku senang bisa ikut kompetisi mini Fight of Legends yang digelar PT ESI di sekolahnya. Menurut dia permainan game Fight of Legends memang mudah dan juga bisa dibuat tim.

“Jadi kita bikin tim dan berkompetisi untuk jadi pemenang terbaik. Yang makin keren ada hadiahnya,” ujar Rafly. Competition Section Head PT ESI Nielson Tanaya mengatakan, hadiah sengaja diberikan kepada peserta kompetisi mini agar para siswa tertarik. Selain itu menurutnya PT ESI juga ingin mengubah persepsi banyak orang bahwa main game tidak bisa menghasilkan.

Nielson Tanaya juga menyebut Fight of Legends sangat jauh berbeda dengan game-game online yang ada saat ini. “Di Fight of Legends kami memberikan reward dan uang tunai. Di sekolah ini kami mengajak mereka berkompetisi hingga Level2,”jelasnya.

(dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *