Dukung Ekonomi Kreatif, Des Ganjar Gelar Turnamen Mobile Legends


loading…

Des Ganjar Banten mendukung ekonomi kreatif melalui turnamen e-sport Mobile Legends. FOTO/dok.SINDOnews

JAKARTA – Sukarelawan Desa Untuk Ganjar ( Des Ganjar ) Banten mendukung ekonomi kreatif melalui turnamen e-sport Mobile Legends untuk para pemuda Kota Serang. Sukses dihelat di salah satu kafe di Kelurahan Banjaragung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, ratusan anak muda mendaftarkan diri dalam turnamen ini.

Koordinator Wilayah Des Ganjar Banten, Agus R. Wisas mengatakan kegiatan ini digelar sebagai wujud dukungan relawan terhadap kemajuan e-sport di Indonesia.

“Ini adalah bentuk dukungan kita untuk memajukan e-sport di Indonesia. Luar biasa mereka begitu antusias mengikuti e-sport ini,” jelas Agus dalam siaran pers, Senin (16/10/2023).

Agus menuturkan, alasan relawan menggelar turnamen ini adalah karena Mobile Legends telah menjadi tren e-sport di Indonesia. Dia berharap, turnamen ini bisa menjadi wadah bagi para anak muda menyalurkan kegemaran dan potensi bakat mereka di dunia e-sport.

“Ini kan sedang tren di anak muda, e-sport. Kami tahu berapa jumlah pemilih pemula, gen z menggemari banget e-sport. Karena itu kiami memberikan ruang untuk mereka berekspresi, untuk mereka berkreasi,” katanya.

Diketahui dalam turnamen tersebut, total ada 32 tim yang berpartisipasi, dengan masing-masing tim beranggotakan lima orang. Mereka memperebutkan berbagai hadiah menarik yang diberikan Des Ganjar Banten kepada para tim pemenang.

Para loyalis Ganjar Pranowo ini pun berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan menarik dan bermanfaatnya untuk masyarakat di Banten. “Ini adalah wujud dari kita semua yang terinspirasi dari Pak Ganjar yang selalu memberikan ruang untuk anak muda,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu anak muda Kota Serang yang ikut serta dalam turnamen ini, Jalaluddin Rahmat mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan tersebut. Selain jadi ajang silaturahmi antar pemuda, Rahmat menyebut, di turnamen tersebut dirinya bisa menuangkan berbagai ide dan strateginya dalam bermain.

“Kami sebagai anak muda bisa meluangkan ide-ide kita, bisa meluangkan strategi kita. Kita bisa melakukan kegiatan yang bertemu dengan teman-teman, untuk bermain dengan teman-teman,” kata Rahmat. “Harapannya ada kompetisi lagi, kalau bisa lebih sering, lebih tertata dan terjadwal.” tambahnya.

(nng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *