Daftar Bank yang Diawasi OJK dari Berbagai Aspeknya

Bank adalah lembaga keuangan yang saat ini dijadikan tempat utama masyarakat untuk menyimpan dana atau untuk mendapatkan dana. Dalam penerapannya, bank tentu tidak bisa berjalan sendiri dan pasti diawasi oleh OJK. Karena dalam pelaksanaannya sering bermasalah, ada beberapa daftar bank yang diawasi OJK tentang kinerja internalnya.

Hal-hal yang diawasi tentunya berkaitan dengan keuangan dan berhubungan dengan masyarakat. Jika ditemukan kejanggalan, maka OJK bisa menindaklanjuti bank tersebut. Bank di Indonesia tergolong banyak dan beberapa ada di pengawasan OJK. Berikut beberapa Bank yang masuk dalam sasaran OJK:

1. Bank Bernama Muamalat

Bank Muamalat adalah jenis bank konvensional dengan nama besar dan nasabah yang banyak. Namun siapa sangka jika bank ini berada dalam pengawasan OJK secara menyeluruh. Ada beberapa poin yang disoroti di Bank Muamalat oleh OJK. Beberapa hal tersebut mulai dari laba bersih hingga pembayaran yang tidak mencerminkan kondisi baik.

Jika dibandingkan dengan tahun 2018, laba bersih dari bank ini mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini tidak sebanding dengan rasio terhadap pembiayaan yang dilakukan. Karena persentase pembiayaan yang terjadi di bank ini mengalami kenaikan yang cukup besar. Ini merupakan permasalahan utama di Bank Muamalat.

3. Bank Tabungan Negara

Permasalahan yang didapatkan OJK dari Bank BTN ini dinilai kompleks. Hal utama yang menjadi dasar pengawasan OJK adalah penyalahgunaan atau penyelewengan ketentuan untuk program kreditnya. Jika ditemui hal seperti ini tentu saja akan mendapat pengawasan secara menyeluruh dari OJK di berbagai sisi.

Baca Juga :  Begini Cara Pengecekan Daftar Nama Blacklist Bank Indonesia, Cek Dulu sebelum Tersesat!

Selain permasalahan pada prosedur kredit tersebut, ada juga permasalahan pada laba yang terus mengalami penurunan. Tentu saja hal ini perlu mendapat perhatian lebih. Ada juga ketidakseimbangan antara pertumbuhan kredit dan penurunan pada penggunaan modal di Bank Tabungan Negara ini sendiri.

3. Bank Bukopin

Ada banyak hal yang tidak seimbang di Bank Bukopin. Hal inilah yang menyebabkan bank ini masuk daftar bank yang diawasi OJK untuk berbagai aspeknya. Misalnya saja ketidakseimbangan antara kenaikan laba yang tinggi dengan kenaikan kredit yang masih sedikit. Hal ini dinilai tidak mencerminkan keadaan bank secara nyata.

Selain hal di atas, ada juga permasalahan lain yang dinilai pelik dan perlu mendapat perhatian ekstra serta pengawasan menyeluruh. Mulai dari nilai kerugian, penggunaan modal yang ada, dan beberapa hal lainnya. Mungkin masyarakat belum tahu jika bank ini sedang dalam kondisi tersebut. Namun hasil ini nyata berdasarkan audit OJK.

4. Bank Yudha Bhakti

Dalam pengawasan untuk modal, Bank Yudha Bhakti ini dinilai sudah mengalami peningkatan yang baik. Kemudian untuk pemenuhan modalnya tidak ada permasalahan yang perlu mendapat pengawasan lebih. Kedua hal ini masih mendapat penilaian yang baik dan tidak ada ketidakseimbangan dari OJK.

Baca Juga :  Kredit Bank Sulselbar Semakin Menggeliat di Berbagai Segmen

Namun, aspek lain menyebabkan bank ini mendapat sorotan OJK. Yaitu pada aspek NPL dan penggunaan kredit. NPL yang ada pada bank mengalami penurunan, sedangkan penggunaan kredit juga mengalami hal yang sama. Karena hal ini maka disimpulkan tidak adanya keseimbangan yang baik pada hal tersebut.

5. Bank Mayapada Internasional

Bank Mayapada masuk jajaran bank yang diawasi terkait dengan rasio di pembukuannya yang tidak seimbang. Hal ini didasarkan pada data yang menyimpulkan jika NPL mengalami penurunan signifikan. Rasio ini tidak sama seperti rasio lain yang mengalami kenaikan seperti laba, CAR, penggunaan kredit, dan beberapa rasio lainnya.

Kelima daftar bank yang diawasi OJK di atas memang perlu mendapat perhatian lebih jika dilihat dari ketidakseimbangan rasionya. Setiap bank pasti memiliki permasalahan sendiri-sendiri yang akhirnya membuat OJK turut andil dalam auditnya. Karena adanya ketidakseimbangan, maka perlu dilakukan pengawasan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *