Sering Muncul Pertanyaan AVG Saham Adalah Apa? Investor Pemula Harus Tahu Pengertian dan Jenisnya

Menjadi seorang investor pemula tentu saja harus mencari banyak ilmu pengetahuan terkait dengan berinvestasi semisalnya AVG saham. Secara sederhana AVG saham adalah rata-rata harga pembelian saham serta terdapat jenis average up dan down. Kedua jenis tersebut mempunyai pengertian dan fungsi tersendiri dalam aktivitas berinvestasi.

Apa Pengertian AVG Saham?

Perlu diketahui bahwa AVG saham adalah sebuah istilah yang menjadi tolak ukur berapa rata-rata harga saham di pasaran. Pada saham sendiri mempunyai sebuah harga yang berbeda-beda satu sama lain walaupun kenyataannya kode sahamnya sama. Bagi investor pemula harus mengetahui dengan cermat terkait dengan harga saham tersebut.

Menjadi seorang investor tentu saja jangan sampai hanya memikirkan keuntungan saja ketika baru masuk dunia investasi. Berbagai ilmu pengetahuan terkait dengan dunia investasi harus dipelajari dengan cermat dan detail. Hal ini sangat penting karena apabila hanya memikirkan keuntungan tanpa adanya wawasan pengetahuan terkait investasi saham, maka kemungkinan akan gagal.

Kegagalan ini dapat disebabkan karena tergesa-gesa dalam membeli sebuah saham tanpa mengetahui apakah sahamnya tersebut sedang naik atau turun harganya. Ketidakcermatan inilah yang harus dihilangkan dari dalam diri sang investor agar menjalankan investasi dapat berjalan maksimal. Dengan berinvestasi cerdas maka akan membawa keuntungan bagi investornya sendiri.

Jenis Metode Average

Setelah diketahui bahwa AVG saham adalah nilai rata-rata harga saham, maka pembahasan berikutnya adalah jenis-jenis average. Setidaknya terdapat dua jenis metode yakni averaging up dan averaging down. Kedua jenis ini mempunyai fungsi dan tujuan masing-masing yang akan dijelaskan secara singkat berikut ini:

Baca Juga :  Mengenal Saham Bank Net Indonesia Syariah yang Performanya Stabil

1. Metode Averaging UP

Jenis metode AVG yang pertama adalah averaging UP yang menggambarkan harga sebuah saham mengalami kenaikan. Para investor pada tahapan ini harus bersiap membeli sebuah saham yang sedang mengalami peningkatan. Tentu saja keberadaan saham ini mempunyai keuntungan apabila sang pemilik menjualnya dan banyak investor berminat membelinya.

Semisal gambarannya adalah seorang investor A melakukan pembelian saham si B seharga Rp.1.000 dan membelinya sekitar 100 slot. Kemudian dalam perkiraan saham tersebut terjadi sebuah kenaikan harga si B semisalnya Rp. 1.100. Tentu saja keberadaan saham ini masih dapat naik harganya menuju kepada titik tertentu sesuai dengan harga pasaran pada waktu itu.

Kemudian seorang investor A melakukan pembelian saham si B pada nominal Rp. 1.100 dan banyaknya yakni 100 slot. Lalu pada nilai rata-rata harganya naik menuju angka Rp. 1.050. Dari contoh ini dapat diambil kesimpulan bahwa maksud dari averaging up adalah ketika melakukan pembelian saham saat berada di harga Rp. 1.100.

2. Metode Averaging Down

Perlu diketahui bahwa terkait dengan metode averaging down adalah sebuah aktivitas pembelian saham yang mana keadaan harga sahamnya mengalami penurunan. Penurunan harga memang kerap sekali terjadi apabila pasar saham sedang mengalami beberapa kendala atau kurang maksimal dalam menjalankan investasi. Oleh karena itu sebagai investor harus bisa cermat dalam mengatur pengelolaan pada sahamnya.

Baca Juga :  Tahapan Simulasi Pegadaian Emas yang Perlu Dicermati

Terkait dengan gambaran averaging down adalah semisal saja investor membeli sebuah saham dengan kisaran harga Rp. 1.000 dengan banyak slot 100. Kemudian pada suatu saat saham tersebut mengalami sebuah penurunan harga sebanyak 10 persen menjadi Rp. 900. Setelah investor melakukan analisis ternyata tidak ada kejadian perubahan fundamental.

Kemudian investor membeli saham lagi 100 slot dengan kisaran harga Rp. 900. Jika digabungkan maka investor mempunyai slot sebanyak 100 dan rata harga dibawah Rp.1.000 yakni menjadi Rp. 950. Maka hal yang paling tepat dalam membeli saham adalah ketika masih mencapai angka Rp.900. Itulah yang dimaksud dengan averaging down pada sebuah saham.

Itulah tadi ulasan singkat terkait dengan AVG dan bagaimana jenis metode di dalamnya. Jadi secara sederhana AVG saham adalah rata-rata harga yang sedang berada di pasaran. Oleh karena itulah tentukan ingin menggunakan jenis metode seperti apa.

Check Also

Bank BKE Saham Diakuisisi oleh Shopee, Simak Faktanya Melalui Ulasan Ini!

Pada masa sekarang, sebagian besar orang telah memanfaatkan layanan baik deposito ataupun kredit yang telah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *