Persyaratan dan Cara Membuka Deposito Cukup Mudah

Deposito merupakan salah satu produk perbankan yang banyak digunakan untuk melakukan investasi dalam jangka waktu tertentu. Beberapa diantara orang yang tertarik untuk berinvestasi pada deposito salah satunya karena suku bunga yang ditawarkan. Bagi yang belum mengetahui ternyata pembukaan deposito dapat berupa pengisian formulir yang digunakan untuk pengajuan serta beberapa persyaratan lainnya.

Sementara itu untuk proses membuka dana deposito diperlukan sejumlah persyaratan yang tergolong tidak rumit. Hanya dibutuhkan beberapa dokumen seperti identitas diri dan lainnya. Untuk masalah nominal awal pembukaan, setiap bank memiliki ketentuannya sendiri-sendiri. Berikut ulasan mengenai persyaratan sekaligus tata cara pembukaan deposito:

Persyaratan Untuk Membuka Deposito

Tidak jauh berbeda seperti membuka rekening tabungan, ternyata pembukaan deposito dapat berupa mempersiapkan persyaratan serta dana yang hendak didepositokan. Adapun sejumlah syarat tersebut adalah sebagai berikut:

  • Fotokopi dari dokumen yang menyatakan identitas diri seperti KTP, bisa juga memakai SIM ataupun paspor.
  • Fotokopi dari NPWP.
  • Sudah mempunyai rekening di bank terkait, contohnya jika ingin membuka deposito di bank BCA, maka orang tersebut harus mempunyai rekening dari Bank BCA terlebih dahulu.
  • Melakukan pengisian terhadap formulir yang telah disediakan sebagai bentuk pengajuan ataupun permohonan atas pembukaan deposito.
  • Terakhir adalah dengan mempersiapkan dana awal atau bisa disebut dengan setoran minimal sebagaimana yang telah ditentukan oleh pihak bank.
Baca Juga :  Jenis-Jenis Pinjaman Bank BRI Jaminan SK Karyawan yang Telah Disesuaikan

Cara Pembukaan Deposito

Apabila sejumlah persyaratan yang ada telah dilengkapi. Calon investor bisa datang secara langsung kepada pihak bank yang diinginkan untuk melakukan pembukaan deposito. Adapun Langkah langkahnya seperti berikut ini:

1. Mengambil Nomor Antrian

Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk membuka deposito adalah datang pada bank terkait lalu ambil nomor antrian yang telah disediakan. Jangan sampai salah, karena untuk membuka deposito antrian yang dilakukan bukan kepada teller bank melainkan pada pihak Customer Service. Apabila merasa bingung, maka calon investor bisa meminta bantuan kepada staf bank yang ada.

2. Mengutarakan Keinginan Untuk Membuka Deposito

Jika nomor antrian tersebut telah dipanggil, maka orang yang bersangkutan bisa menjelaskan maksud kedatangannya tersebut hendak melakukan pembukaan terhadap deposito. Calon investor juga dapat menyampaikan sejumlah hal mengenai deposito tersebut. Misalnya seperti jangka waktu jatuh tempo, besar nominal yang akan disimpan dan lainnya.

3. Mengisi Formulir

Langkah berikutnya yang perlu dilakukan oleh calon investor adalah melakukan pengisian terhadap formulir yang diberikan oleh pihak Customer Service. Isi sesuai data yang dimiliki dengan benar. Jangan sampai terlewatkan untuk melengkapi formulir tersebut dengan sejumlah persyaratan yang telah dilengkapi sebelumnya.

Baca Juga :  5 Pilihan Produk Bank BJB Syariah yang Ditawarkan oleh Nasabah

Setelah itu pihak dari Customer Service akan melakukan pengecekan terhadap data yang telah diberikan oleh calon investor dengan formulir yang diisi. Jika seluruhnya telah benar, maka tahap pembukaan akan segera dilakukan pemrosesan.

4. Penyerahan Slip

Jika seluruh proses pembukaan telah dilakukan, maka pihak Customer Service akan memberikan sebuah dokumen yang berbentuk slip atau surat kepada calon investor. Dimana slip tersebut merupakan sebuah bukti kepemilikan deposito dengan nilai tertentu serta tenor yang telah disepakati. Dalam slip tersebut juga termuat keterangan waktu jatuh tempo dan lainnya.

Demikian ulasan terkait pembukaan deposito dapat berupa persiapan persyaratan dan menjalankan sejumlah langkah sebagaimana instruksi yang ada. Setelah proses pembuatan deposito selesai dan jadi. Maka dianjurkan bagi pemilik deposito untuk menyimpan dengan baik slip atau surat pernyataan bukti kepemilikan tersebut. Pasalnya dokumen itu nantinya akan dipakai untuk proses pencairan simpanan deposito.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *